Bagaimana Kelanjutan Nasib Akun WhatsApp ?

WhatsApp adalah salah satu aplikasi perpesanan teks dan suara paling populer yang diluncurkan pada tahun 2009 ,. Ini gratis untuk digunakan, dan Anda dapat mengirim pesan, melakukan panggilan suara, dan melakukan obrolan video di desktop dan seluler.

Bagian dari apa yang membuat aplikasi ini menarik adalah ia bekerja pada banyak sistem operasi telepon dan komputer, membantu dalam olahpesan. Itu juga dapat memanfaatkan Wi-Fi dan data seluler untuk melakukan panggilan satu-satu atau grup.

WhatsApp kini kembali membuat kebijakan tentang privasi baru di akhir bukan April 2021, aplikasi WhatsApp milik Facebook sudah mulai memberikan notifikasi tentang kebijakan privasi baru kepada penggunanya.

Notifikasi yang diberikan oleh WhatsApp muncul beserta penjelasan terkait pembaruan syarat dan kebijakan privasi. Ada opsi bagi pengguna di akhir pemberitahuan, apakah akan mengklik “Nanti” atau “Terima”. Kebijakan akan diberlakukan mulai tgli 15 Mei tahun 2021. WhatsApp mendorong penggunanya untuk menerima pembaruan agar dapat terus menggunakan WhatsApp setelah tanggal tersebut. Sejumlah pengguna sudah mulai mendapatkan notifikasi tersebut melalui ponselnya masing-masing. Mereka bingung mau menerimanya atau tidak.

Sementara itu, Seperti yang dilansir melalui media kompas pengamat Teknologi Informasi Ruby Alamsyah menyatakan, apakah kebijakan privasi baru dari WhatsApp diterima atau ditolak diserahkan kepada pengguna. Namun, ia menginformasikan bahwa jika notifikasi tersebut ditolak, maka pengguna tidak dapat lagi menggunakan WhatsApp setelah tanggal 15 Mei 2021. Saat ini, pengguna dapat memilih untuk mengklik “nanti” atau menolaknya hingga 15 Mei 2021. Sejak saat itu, pengguna masih dapat menggunakan WhatsApp, akan tetapi informasi kebijakan privasi yang baru akan tetap hadir.

Namun, bagi yang menerima dengan memilih “Terima”, mereka tetap dapat menggunakan WahtsApp. Namun ada konsekuensi yang harus diterima yaitu akan ada beberapa fitur yang akan diimplementasikan WhatsApp. Ruby juga memastikan bahwa percakapan di WhatsApp tidak akan bocor ke siapa pun. Ini karena WhatsApp sudah menggunakan teknologi enkripsi ujung ke ujung.

Sementara itu, Pengamat Perhotelan Cyber ​​yang juga merupakan staf Engage Media dan Spesialis Pembelajaran di Engage Media, Yerry Niko Borang, menyatakan bahwa kebijakan privasi baru akan tetap berlaku meski pengguna menolaknya. Ia mengatakan bahwa soal kebijakan itu akhirnya dikembalikan kepada pengguna. Jika Anda menerima, maka pengguna harus menerima bahwa data tersebut diambil dan digunakan oleh Facebook.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*