Protokol kesehatan Naik Kereta Api di Masa Larangan Mudik Lebaran 2021

Untuk melakukan mudik lebaran dimasa pandemi bagi masyarakat yang menggunakan jasa angkutan kereta api. Berlaku protokol kesehatan sebagai mana Syarat yang tertuang dalam SE Task Handling Covid-19 Nomor 13 Tahun 2021, syarat wajib yang harus dimiliki oleh seseorang yang akan melakukan perjalanan antar kota / kabupaten / provinsi / negara dalam larangan mudik adalah harus berwisata. Izin atau Izin Keluar / Masuk (SIKM). Ketentuan itu juga yang akan diberlakukan pada kereta penumpang dalam larangan mudik. Izin Trip atau SIKM bisa didapatkan di instansi atau perusahaan tempatnya bekerja, kepada kelompok ASN, TNI / Polri, maupun juga karyawan. Sedangkan untuk pekerja sektor informal dan masyarakat nonpekerja dapat mengasuh di desa / kelurahan tersebut. Sebagai catatan, surat ini hanya diperlukan untuk masyarakat yang melakukan perjalanan di atas usia 17 tahun dan hanya berlaku satu arah untuk orang yang disebutkan dalam surat tersebut.

Berikut adalah Protokol Kesehatan Naik Kereta Api masa larangan mudik lebaran 2021
Protokol kesehatan

Selain harus termasuk pada kelompok orang dengan kategori perjalanan mendesak dan memiliki surat izin bepeegian/SIKM, penumpang kereta api di masa larangan mudik juga harus memenuhi protokol kesehatan yang berlaku. Setidaknya ada 6 hal yang perlu diperhatikan:
1. Menunjukkan surat keterangan hasil negatif Covid-19 dari RT-PCR, rapid tes antigen yang sampelnya diambil 1×24 jam sebelum keberangkatan atau menggunakan GeNose C19 yang dilaukan di stasiun keberangkatan
2. Pelaku perjalanan di bawah usia 5 tahun tidak dikenakan kewajiban poin pertama
3. Kondisi sehat: tidak menderita flu, pilek, batuk, hilang daya penciuman, diare, dan demam
4. Suhu badan tidak melebihi 37,3 derajat Celcius
5. Wajib menggunakan masker kain 3 lapis atau masker medis yang menutup area mulut dan lubang hidung
6. Wajib menerapkan 3M: memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan
7. Tidak diperkenankan satu arah maupun dua arah baik secara langsung maupun melalui telepon
8. Tidak diperkenankan makan dan minum pada saat selama perjalanan yang kurang dari 2 jam, kecuali bagi individu yang wajib mengonsumsi obat-obatan dalam rangka pengobatan

sumber kompas.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*