Final Liga Champions Chelsea vs Manchester City 2021

Pada laga semi final liga champion Manchester City membuat terobosan baru pada Selasa malam setelah kemenangan penuh gaya lainnya atas Paris Saint-Germain memastikan tempat di final pertama mereka di kompetisi elit Eropa. Pahlawan itu adalah Riyad Mahrez, tetapi usahanya kolektif. City masih bisa menghadapi Chelsea lagi di final Liga Champions setelah kedua belah pihak maju di Eropa awal pekan ini. Sedangkan Thomas Tuchel telah berbicara tentang awal mimpinya dan masa depan di Chelsea setelah mencapai final Piala FA dalam tiga bulan pertamanya sebagai manajer di London barat. Tuchel telah memberi Chelsea kesempatan untuk bersaing, setelah menyelesaikan masalah pertahanan dari rezim terakhir yang memungkinkan sejumlah rekor tak terkalahkan yang mengesankan.

Seperti yang dilansir cnnindonesia.com “Ini tentu mimpi buruk, sungguh! Dengar, saya gembira dalam sudut pandang bahwa final ini menunjukkan level sepak bola Inggris saat ini.” “Setelah semifinal Liga Europa, Inggris bahkan bisa punya empat tim di dua final kompetisi Eropa,” tutur Carragher pada CBS Sport, dikutip dari Mirror.

Kekhawatiran Carragher adalah soal kesenjangan kualitas dan kemampuan tim-tim Liga Inggris terhadap tim-tim dari negara lain.

“Kita semua bisa kembali ke cerita beberapa pekan lalu tentang European Super League. Saya rasa hasil ini menjelaskan kenapa Perez dan Laporta di dua klub raksasa Spanyol sangat ingin Super League lantaran di momen saat ini mereka tidak bisa menyaingi Premier League.” “Bukan hanya tentang kualitas sepak bola, tetapi juga soal keuangan tiap tim dan juga pelatih hebat di dalamnya. Premier League saat ini adalah tempat yang diidamkan dan mereka sedikit menjauh dari liga lain,” kata Carragher.

Dibandingkan liga lain, Liga Inggris punya nilai jual hak siar yang lebih tinggi. Premier League punya komposisi tim besar yang lebih banyak dibandingkan tim lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*